|
Hi guys!! This is my blog. I share anything that I would like to share. Feel free to give comments! :) Please kindly follow @aurelliatanica on Instagram & tiktok! instagram.com/aurelliatanica tiktok.com/@aurelliatanica
Thursday, October 27, 2016
Courageous People Resolve Conflict
Do You Need a Heart Transplant?
Friday, October 7, 2016
Best way to spend free time
What is the best way for you to spend your free time?
When you feel stressed and worn-out, mid time is your
best friend. Every person has its own way in managing their free time. They
might spend their time with their beloved ones or somebody else.
I usually spend my time with my sisters. They are
sugar which sweetens my days, I also have my own time. Every time I feel blue
and there’s nobody to share with, I take my time alone and have a rest.
Exploring something new is what I do when I have leisure
time. I won’t block any opportunities that come up because I believe that it
will make my knowledge wider. Playing guitar is also one thing that I usually
do. When playing it, I feel relaxed and it soothes me.
Furthermore, my free time may go normal or
extraordinary based on what I do. I make my time as productive as possible by
doing something fun yet it gives me benefits.
Aurellia
Tanica Indrawan
Sunday, September 11, 2016
Puisi Kenangan
KENANGAN
Karya Aurellia Tanica
Deru ombak berlari kian kemari
Nyiur bergoyang menari-nari
Angin semilir membelai rambutku
Mentari pagi terbit nan ayu
Saat itu. . . terlintas sebuah kisah
Kisah jauh sebelum masa ini
Terbingkai dalam sebuah gambar kehidupan
Lukisan pilu dan kepedihan
Entah mengapa waktu cepat berlalu
Gambar kehidupan pun telah berubah
Berubah menjadi nostalgia
Yang terkukir dalam butir kenangan
Karya Aurellia Tanica
Deru ombak berlari kian kemari
Nyiur bergoyang menari-nari
Angin semilir membelai rambutku
Mentari pagi terbit nan ayu
Saat itu. . . terlintas sebuah kisah
Kisah jauh sebelum masa ini
Terbingkai dalam sebuah gambar kehidupan
Lukisan pilu dan kepedihan
Entah mengapa waktu cepat berlalu
Gambar kehidupan pun telah berubah
Berubah menjadi nostalgia
Yang terkukir dalam butir kenangan
Saturday, September 10, 2016
Teenagers are too young to teach other people about anything! Do you agree?
FCE Writing: Exercise 1 (Part 1)
Topic: ‘Teenagers are too young to teach other people about anything!’
Do you agree?
Age
doesn’t measure how wide your knowledge is. It seems that people tend to
underestimate those who are younger than them simply because they think they’re
older and have more experience, however they are not totally right.
As
we know, technology is getting more advanced today. It enables us to access any
information easily. Youngsters are the ones who get the most benefits out of it
because they’re more adaptable to the advancement of technology. As a result,
they become much more knowledgeable than teens in the past. They’re the group
who utilize technology most.
Not
only that, environment also influences teens’ maturity, which result in their
ability to solve problems and the way they think hence, many of them become
very capable to share their knowledge to others.
Somehow,
we can’t belittle others despite their age because every of us have our own
potentials and uniqueness. The Bible says do not despise someone because he is
young yet be an example in your attitude, words, etc.
Adolescents
are obviously not too young to share their knowledge to others. They are fast
learners, teachable, and eager to learn new things. Therefore, teaching older
people is very possible and adults whether they like it or not, they have to
learn to accept this reality.
Words: 213
Aurellia
Tanica Indrawan
12 Science
Friday, November 14, 2014
Opini kurikulum 2013
Kurikulum 2013
Pada
masa sekolah saat ini, kurikulum yang diterapkan merupakan K13 (Kurikulum
2013). Kurikulum tersebut merupakan kurikulum baru yang dikeluarkan oleh
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang menggantikan KTSP (Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan). K13 telah melalui uji coba pada tahun 2013 dan
setahun kemudian sudah dapat diterapkan di tingkat SD, SMP, dan SMA.
Pergantian
kurikulum ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kegiatan
belajar di sekolah. Secara spesifik, K13 menaruh perhatian pada 3 aspek, yaitu
pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Menurut beberapa pakar, perubahan
kurikulum dari masa ke masa disebabkan oleh berkembangnya kebutuhan masyarakat
dan meningkatnya tuntutan zaman. Kurikulum yang menekankan cara mengaplikasikan
ilmu dan pendidikan karakter ini diharapkan dapat membimbing siswa di dalam
kehidupan bermasyarakat dan menghasilkan masa depan yang cerah serta memajukan
bangsa dan negara.
Dalam
penerapan kebijakan baru pasti terdapat kelebihan maupun kekurangan, begitu
pula dengan K13. Suatu sistem baru tidak dapat langsung menggantikan sistem
lama yang sudah ada selama bertahun - tahun (KTSP telah menjadi kurikulum
Indonesia selama kurang lebih 6 tahun), sehingga memiliki kelemahan dalam
pelaksanaanya.
Berikut merupakan
beberapa kekurangan K13 :
1.
K13
bertolak belakang dengan Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional dikarenai penekanan pengembangan kurikulum itu hanya
berpatokan pada orientasi pragmatis.
2.
Saat perancangan dan pengembangan K13, guru
tidak dilibatkan secara langsung, padahal guru mempunyai peran penting dalam
pelaksanaan pendidikan. Pemerintah melihat seakan - akan guru dan siswa
memiliki kapasitas yang sama satu dengan lain.
Salah
satu bukti kelemahan K13 adalah pendistribusian buku paket yang tidak merata.
Setidaknya baru sekitar 70% sekolah yang sudah menerima buku paket pada tanggal
3 Agustus 2014. Ini pun tidak bersamaan, melainkan bertahap, sehingga ada yang
telat menerimanya. Proses pencetakan ini terlambat karena perusahaan yang
mencetak buku K13 ingin menkonfirmasikan pesanan sekolah terlebih dahulu.
Ketidaksediaan buku mengakibatkan siswa tidak mengetahui materi pembelajaran.
Pelatihan guru mengenai K13 dapat menjadi solusi sementara, tapi ini tidaklah
100% efektif karena guru - guru terbiasa dengan KTSP, dan tanpa buku sebagai
pemandu, penerapan K13 menjadi terhambat.
Selain
mengenai buku, K13 juga memperpanjang waktu sekolah. Jumlah jam sekolah SD yang
tadinya 26 jam per minggu menjadi 36 jam per minggu, SMP bertambah 6 jam, dari
32 jam menjadi 38 jam, dan jam tingkat SMA relatif sama. Setelah dilakukan
interview oleh media berita, didapatkan bahwa siswa dan orang tua kurang
menyetujui perubahan tersebut.
Siswa merasa terbebani, sedangkan orang tua merasa iba terhadap anaknya. Adapun
argumentasi bahwa siswa perlu belajar di luar sekolah, yakni di lingkungan
keluarga dan sosial. Penambahan jam pelajaran membuat kesempatan tersebut
sempit. Hal – hal itu merupakan beberapa kekurangan dari K13.
Tak
hanya kekurangan, ada beberapa kelebihan dari K13, yakni :
1.
K13 mendorong
dan menginspirasi siswa untuk berpikir secara kritis analitis
2.
Mempertinggi
daya serap siswa
3.
Membuat
para siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar
K13
pada dasarnya merupakan kurikulum research
– based yang lebih mementingkan usaha siswa sendiri dan sedikit penjelasan
guru. Meskipun ini bertujuan melatih kemandirian siswa, tetapi hal ini menjadi
beban bagi beberapa dari mereka. Kemampuan setiap siswa tidaklah sama dan tidak
semua siswa memiliki fasilitas yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, pemerintah
diharapkan untuk mempertimbangkan kembali penerapan kurikulum 2013.
Monday, February 3, 2014
The Meaningful Gift I Have Received
Hi guys! As you know that students
here are obliged to write HOTM every month. This month’s highlight of the month
(HOTM) topic is about the meaningful gift that you have given or received. I
choose to write the meaningful gift that I have received. For me, the
meaningful gift that I have received is salvation in Jesus Christ.
Why I said receiving salvation in
Jesus Christ is a meaningful gift that I have received? I said that because my
life has changed when I received and asked Jesus to come and of course stay in
my heart. Salvation is totally free. I received the salvation in Jesus when I
sat in grade 6. I received it when I joined a retreat somewhere in Puncak with
my classmates and other Tunas Bangsa’s students. When I received the salvation,
I felt peace in my heart. It’s really peace and I also felt really happy. At
that time, I also want to have a shout out and jump for Christ. My heart felt like
weightless. It’s so light! No anger, no hatred. Salvation itself means being
saved from danger, loss or harm. It means that we are free from the power of
sin and from hell, the eternal penalty of sins.
Guys, do you know that if we
are truly saved, we can’t lose our salvation. It was not ours to earn and it
was not ours to lose. Just like this verse “My sheep listen to my voice; I know them, and they follow me. I give
them eternal life, and they shall never perish; no-one can snatch them out of
my hand.” John 10:27.
That’s all that I want to share. How
about you? What is the meaningful gift that you have given or received? Is it
about materials? Or something like what I’ve just shared.
Subscribe to:
Posts (Atom)